Bersepeda Membuat Kesuburan Pria Menurun? Mitos atau Fakta?

 Ribuan Pria Indonesia Berhasil Memperbesar Ukuran Penis dengan Minyak Rahasia Ini. Anda Juga Pengen Besar Panjang? -> YUK KLIK DISINI

manfaat-bersepedaBersepeda merupakan olahraga yang murah dan menyenangkan. Banyak sekali orang yang menyukai olahraga ini. pasalnya olahraga ini termasuk murah dan ramah lingkungan. Hampir semua orang dapat bersepeda. Selain itu, sepeda juga dapat digunakan untuk pergi ke kantor jika jaraknya tak terlampau jauh. Namun, tahukah anda jika bersepeda akan mempengaruhi kesuburan pria? Jika anda tidak pernah mendengarnya, lebih baik anda menyimak pembahasannya di artikel ini. pengaruh bersepeda terhadap kesuburan pria telah diteliti dalam jangka waktu yang lama. Hasilnya bersepeda memiliki dampak pada kesuburan pria, namun dengan beberapa catatan khusus. Jika anda menggunakan sepeda hanya untuk olahraga santai, atau sekedar berkeliling kompleks, anda tidak akan menemukan masalah. Masalah kesuburan ini biasanya mengancam atlet sepeda ataupun bagi orang biasa yang melakukan latihan sepeda yang berat. Meski hal ini terjadi jika terjadi benturan yang keras antara pedal sepeda dengan buah zakar. Atau jika anda mengenakan celana ketat yang tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Karena itu bagi anda yang gemar bersepeda, sebaiknya berhati-hati saat menggunakan sepeda. Saat anda bersepeda hindari pedal sepeda menekan testis, karena memiliki resiko terjadinya benturan dan trauma.

 Ribuan Pria Indonesia Berhasil Memperbesar Ukuran Penis dengan Minyak Rahasia Ini. Anda Juga Pengen Besar Panjang? -> YUK KLIK DISINI

Karena itu bagi anda  yang menyukai olahraga bersepeda, ada baiknya menyiapkan berbagai hal yang dapat menghindarkan anda dari cedera. Mulai dari tidak memaksakan diri saat bersepeda. Karena pada dasarnya olahraga merupakan kegiatan refreshing setelah dirundung penat selama seminggu. Dibanding anda bersepeda layaknya atlet, jauh lebih baik jika anda melakukannya dengan santai. Anda bisa mengajak rekan untuk berkeliling menggunakan sepeda bersama-sama. Dengan begitu anda tidak akkan terpacu untuk mengayuh sepeda dengan kecepatan yang tinggi. Selain itu anda juga mengenakan celana yang mudah menyerap keringat. Ada banyak celana training, baik panjang maupun pendek yang bisa anda kenakan. Celana training didesain secara khusus untuk berolahraga. Bahannya yang terbuat dari katun, memastikan keringat terserap dengan benar. Suhu yang tinggi di daerah testis, dapat berpengaruh buruk bagi kesuburan anda. Jangan sampai setelah anda berolahraga, anda malah sakit. Gunakan sadel sepeda yang cukup empuk. Secara umum sadel sepeda didesain dengan sedikit cekungan di tengahnya. Hal ini bertujuan untuk mengurangi gesekan dan tubrukan antara sadel dengan testis anda. Selain persiapan sebelum anda bersepeda, masih ada lagi tips untuk menghindari trauma pada testis anda.

Beberapa tips berikut dapat anda lakukan saat anda sedang bersepeda. Ketika anda melaju dengan kecepatan tinggi, dan sedang dijalanan yang memiliki bebatuan, anda bisa mengangkat tubuh anda. Gunakan pedal sepeda sebagai pijakan. Dengan cara ini, benturan pada testis dapat dihindarkan. Jangan lupa untuk menjaga kesimbangan. Salah-salah anda  bisa jatuh terjerembab. Anda juga perlu mengontrol kecepatan di jalan yang berbatu, karena kemungkinan benturan antara testis dan sadel sangatlah besar. Jauh lebih baik jika anda memilih jalan berputar. Karena anda tidak perlu mengangkat tubuh anda. Ketika bersepeda dengan jarak yang jauh, usahakan selalu merubah gaya duduk anda selama 10 menit. Dengan begitu, anda akan meminimalisir tekanan pada daerah testis anda. Usahakan berhenti dalam jangka waktu tertentu, berguna untuk mendinginkan suhu di daerah tetis dan memulihkan tenaga. Jika setelah berolahraga, testis anda terasa aneh, segeralah ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut. Dengan begitu hal-hal yang tidak anda harapkan tidak terjadi.

Untuk metode yang terpercaya untuk memperbesar penis dan menjaga kesuburan anda, bisa di cek DISINI.

One thought on “Bersepeda Membuat Kesuburan Pria Menurun? Mitos atau Fakta?

Comments are closed.