Penemuan Baru, Sel Sperma Sudah Dapat Dibuat dari Sel Punca untuk Pria Kurang Subur

 Ribuan Pria Indonesia Berhasil Memperbesar Ukuran Penis dengan Minyak Rahasia Ini. Anda Juga Pengen Besar Panjang? -> YUK KLIK DISINI

perhatikan-spermaKasus mengenai ketidak suburan yang dialami oleh pria memang sudah banyak terjadi. Atau mungkin anda adalah salah satu dari pria yang mengalami kondisi serupa? Memang untuk mengatasi hal tersebut sudah banyak terapi yang bisa dilakukan dengan harapan dapat menghasilkan keturunan secara normal. Ada pula jalan lain seperti bayi tabung dan sebagainya. Namun bagi anda yang mengalami problema dalam tingkat kesuburan yang anda miliki, sepertinya anda tidak perlu terlalu khawatir untuk tidak dapat memiliki keturunan. Karena hal ini sudah banyak diteliti oleh para ahli dari berbagai Negara yang berusaha memecahkan masalah mengenai penyebab dari ketidak suburban yang dialami oleh seorang pria. Bahkan penelitian baru-baru ini ada yang berhasil menciptakan penemuan berupa sperma manusia yang dihasilkan dari sel punca embrionik. Penelitian ini dihasilkan oleh ilmuwan dari Inggris, yang diharapkan temuan ini dapat menjadikan pria dengan infertile untuk dapat melanjutkan keturunan secara biologis secara normal.

 Ribuan Pria Indonesia Berhasil Memperbesar Ukuran Penis dengan Minyak Rahasia Ini. Anda Juga Pengen Besar Panjang? -> YUK KLIK DISINI

Penelitian ini memang cukup meyakinkan karena dalam percobaannya tim peneliti dapat menghasilkan keturunan berupa bayi tikus pada percobaan sel punca tersebut terhadap tikus. Cukup lama pula waktu yang digunakan untuk menghasilkan sebuah penelitian mengenai sel punca ini, yaitu sekitar 10 tahun penelitian dan percobaan. Para ilmuwan dalam penelitian ini sebelumnya telah mempelajari terlebih dahulu secara mendetail tentang perkembangan sperma dan cara-cara berkembangnya. Tujuan mereka melakukan penelitian ini adalah untuk memungkinkan seorang pria yang mengalami kondisi kurang subur dapat tetap menghasilkan keturunan. Disamping itu penelitian ini juga dilakukan dengan harapan tim dapat menemukan terapi yang tepat untuk mengatasi ketidak suburan pria. Penelitian ini mungkin menjadi kabar baik bagi anda pria yang mengalami masalah dengan kesuburan dan reproduksi. Hasil dari penelitian ini juga sudah dipublikasikan dalam bentuk jurnal, yaitu jurnal ilmiah mengenai Stem Cells and Development. Perlu anda ketahui pula bahwa penelitian ini merupakan penelitian besar yang dilakukan secara gabungan. Yaitu antara ilmuwan yang berasal dari Newcastle dan the Northeast England Stem Cell Institute. Mungkin anda belum tahu apa sebenarnya sel punca itu? Sel punca merupakan salah satu jenis dari sel yang terdiferensiasi. Uniknya sel punca ini dapat memperbanyak dirinya sehingga dapat menghasilkan sel punca lain. Bahkan sel punca ini juga dapat menjadi sel-sel lain dalam tubuh yang beragam, mulai dari sel jantung, pancreas, bahkan sel otak dan pembuluh darah. Sel punca ini memang merupakan sebuah temuan yang menarik dari bidang biologi dan dapat dikatakan sebagai sebuah terobosan baru yang kemudian dapat menghasilkan temuan-temuan lainnya.

Namun kabar buruknya, penelitian ini masih belum mendapat kepercayaan dari berbagai ilmuwan lainnya. Dengan kata lain, ilmuwan-ilmuwan masih banyak yang merasa ragu dengan temuan sel punca ini sebagai sel yang dapat dijadikan sebagai sel sperma manusia. Menurut para ahli lain yang mengkritik hasil penemuan ini adalah sperma yang dihasilkan dengan sel punca ini dapat disebut dengan abnormal. Menurut mereka, sel sperma yang berasal dari sel punca ini belum bisa dikatakan sebagai spermatozoa, karena sel sperma ini belum memiliki bentuk, karakteristik, pergerkan, sampai dengan ukuran yang sesuai seperti yang dimiliki oleh spermatozoa yang asli, Namun penelitian ini bukan berarti sia-sia, menurut para ahli yang mengkritiknya, sel sperma temuan ini dapat dijadikan sebagai sebuah terobosan baru untuk memulai penelitian-penelitian selanjutnya mengenai sel sperma pada manusia.

Ingin tahu cara menambah kejentanan anda? banyak orang sudah mencobanya, LIHAT DISINI.